Al-Sajdah (Sujud)
Al-Sajdah (The Prostration)
Prolog
Prologue
Surat ini, yang merupakan wahyu Makkiyah, menyajikan iman agung yang tidak boleh dilupakan oleh fitrah manusia sebagaimana dikehendaki Al-Qur'an. Iman ini didasarkan pada penyerahan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pencipta kehidupan, manusia, dan alam semesta, yang mengatur segala urusan dan menguasai seluruh makhluk, di mana pun mereka berada. Iman ini juga menuntut keyakinan kepada risalah Muhammad ﷺ, yang kepadanya Al-Qur'an diturunkan dari atas untuk membimbing manusia kepada Tuhan mereka.
This sūrah, a Makkan revelation, presents the great faith which the Qur’ān wants human nature never to overlook. This is the faith based on submission to God, the One, the Creator of life, man and the universe, who conducts all affairs and controls all beings, wherever they are. It also requires belief in Muhammad’s message to whom the Qur’ān has been bestowed from on high to guide people to their Lord.
Bagian penting lain dari pesan ini adalah keimanan kepada kebangkitan, perhitungan amal, pengadilan, dan balasan.